Strategi Pengelolaan Dana Desa Untuk Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Desa Kabupaten Tabanan

https://doi.org/10.53952/jir.v11i1.455

Authors

  • Ni Nyoman Kasih Universitas Tabanan, Bali
  • I Nyoman Widhya Astawa Universitas Tabanan, Bali
  • I Made Hary Kusmawan Universitas Tabanan, Bali

Keywords:

Pengelolaan Dana Desa dan Kesejahteraan Masyarakat Desa

Abstract

This research aims to identify the Village Fund management mechanism in Tabanan Regency, identify the infrastructure development in Tabanan Regency and determine the strategy used for the welfare of the village community. Based on the formulation of the SWOT analysis strategy, it shows that the total internal-external factor score, the weighting score obtained from the internal factor is 1.60, and the external factor obtains a weighting score of 1.10. This shows that the coordinate point is located in the quadrant I area. profitable. The appropriate strategy for village fund management in Tabanan Regency is to support an aggressive growth policy (growth-oriented strategy). This means that an organization is in a conducive condition so that it is possible to continue to carry out the expansion, increase growth and achieve maximum progress.

 Keywords: Village Fund Management and Village Community Welfare

Tujuan dari penelitian ini yaitu mengidentifikasi mekanisme pengelolaan Dana Desa di Kabupaten Tabanan, mengidentifikasi perkembangan infrastruktur Kabupaten Tabanan dan menentukan strategi yang digunakan untuk kesejahteraan masyarakat desa. Berdasarkan rumusan strategi analisa SWOT  menunjukan bahwa total skor faktor internal-eksternal, skor pembobotan diperoleh dari factor internal adalah sebesar 1,60 dan factor ekternal memperoleh skor pembobotan sebesar 1,10 hal tersebut menunjukan titik koordinat terletak pada daerah kuadran I ini merupakan situasi yang sangat menguntungkan. Strategi yang tepat dipergunakan untuk pengelolaan dana desa di Kabupaten Tabanan adalah mendukung kebijakan pertumbuhan yang agresif (growth oriented strategy). Artinya bahwa suatu organisasi dalam kodisi yang kondusif sehingga dapat dimungkinkan untuk terus melaksanakan ekspansi, memperbesar pertumbuhan dan meraih kemajuan secara maksimal.

Kata kunci: Pengelolaan Dana Desa dan Kesejahteraan Masyarakat Desa

Downloads

Download data is not yet available.

References

Agustina. (2019) “ Bali Tertinggi di Indonesia dalam Indeks Desa Membangun 2019”. Dalam Suara Dewata, 4 Nopember 2019. Denpasar

Albert, M. and Robin-Hahnel. (1991). The Political Economy of Participatory Economics. Published by Princeton University Press, In the United Kingdom, Oxford: Princeton University Press

Anggoro, Toha. (2009). Metode Penelitian. Jakarta: Universitas Terbuka.

Arsyad, Lincolin. (2010). Ekonomi Pembangunan. Yogyakarta: UPP STIM YKPN.

Ambar Teguh Sulistyani. (2004). Kemitraan dan Model-Model Pemberdayaan, Yogyakarta: Gava Media.

Anwas, Oos, M (2013). Pemberdayaan Masyarakat di Era Global. Bandung: Alfabeta.

Arikunto, Suharsimi. (2002) Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek, Cetakan Ketigabelas. Jakarta: PT. Rineka Cipta

AS Hornby.( 2015). Oxford Learner’s Pocket Dictionary.Fourth Edition.Oxford: Oxford University Press.

Badrudin, Rudy. (2012). Ekonomika Otonomi Daerah. Yogyakarta: UUP STIM YKPN.

Badjido, M. Y., & Samad, A. (2014). Peran pemerintah daerah dalam pemberdayaan masyarakat petani kakao di desa kayuangin kecamatan malunda kabupaten majene, IV(1), 45–54.

Bennis, Werren and Michael Mische. (1995). Organisasi Abad 21. Reinventing Melalui Reengineering. Penerjemah: Rachmayanti, Irma Andriani. Jakarta: LPPM.

Bappenas. 2002. Program pembangunan nasional penanggulangan kemiskinan. Chatarina Rusmiyati. (2011). Pemberdayaan Remaja untuk Sekolah. Yogyakarta: B2P3KS.

Boonperm, J., Haughton, J., & Khandker, S. R. (2013). Does the Village Fund matter in Thailand? Evaluathing the impact on incomes and spending. Journal of Asian Economics.

Mulyadi, Deddy. (2016). Studi Kebijakan Publik dan Pelayanan Publik. Bandung. Alfbeta

Mudir, (2016). Implementasi Program Dana Desa Dalam Pemberdayaan Masyarakat di Desa Salo Palai, eJournal Administrasi Negara, Volume 4 , Nomor 4 , 2016: 5034 - 5048

Nasikun. (1989). Interaksi Desa Kota dan Permasalahannya. Ghalia Indonesia.

Jakarta.

Nila Dewi dan Gusni. (2019). Pengaruh Infrastruktur Dasar Dan Sosial Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Desa Tertinggal. E-Jurnal Ekonomi dan Bisnis Universitas Udayana. 8 (2). 171-182

Okta, Dimas. (2017). Analisis Pengaruh Dana Desa Terhadap Pembangunan Infrastruktur Desa Dan Pemberdayaan Masyarkat Desa (Studi Pada Desa Randuagung Kecamatan Kebomas Kabupaten Gresik).

Published

01/22/2023