MEDIA AUDIOVISUAL PADA PELAJARAN SENI BUDAYA

https://doi.org/10.53952/jir.v10i2.418

Authors

  • Hary Murcahyanto Universitas Hamzanwadi
  • Mohzana Universitas Hamzanwadi
  • Lukluil Himni Universitas Hamzanwadi

Keywords:

seni budaya, tari tradisional, media audiovisual

Abstract

This study discusses the effect of audiovisual media on learning outcomes of basic movements of Sasak traditional dance in junior high school students. This study aims to describe student learning outcomes before being given treatment (pretest) and after being given treatment (posttest) and to analyze the effect of audiovisual media on learning outcomes of basic movements of traditional Sasak dance in junior high school students. This research method is an experiment with a quantitative approach using the One Group Pretest-Posttest design. The sampling technique used a total sample with a total sample of 49 students from 2 classes. The data collection technique used a test in the form of a description. The data analysis technique used paired sample t-test for paired samples. The results of this study obtained the pretest score of students with an average value of 59.98 and post-test scores with an average of 78.73. After obtaining the student test data, the researcher then analyzed the data using a paired sample t-test for paired samples and obtained the results tcount = -17.488 and sig.(2-tailed) = 0.000 with a significance level of 5% or 0.05. Thus the value of sig.(2-tailed) < 0.05 is 0.000<0.05, which means it is rejected and accepted. Based on the results of the data analysis, it can be concluded that there is an influence of audiovisual media on the learning outcomes of the basic movements of the Sasak traditional dance in junior high school students.

Keywords: audiovisual media, cultural arts, traditional dance

Abstrak

Penelitian ini membahas tentang pengaruh media audiovisual terhadap hasil belajar gerak dasar tari tradisional Sasak pada siswa SMP. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan hasil belajar siswa sebelum diberikan perlakuan (pretest) dan setelah diberikan perlakuan (posttest) serta menganalisis pengaruh media audiovisual terhadap hasil belajar gerak dasar tari tradisional sasak pada siswa SMP. Metode penelitian ini adalah eksperimen dengan pendekatan kuantitatif menggunakan design One Group Pretest-Posttest. Teknik pengambilan sampel menggunakan sampel total dengan jumlah sampel sebanyak 49 siswa dari 2 kelas. Teknik pengumpulan data menggunakan tes berupa uraian. Teknik analisis data menggunakan uji paired sampel t test untuk sampel berpasangan. Hasil penelitian ini, diperoleh nilai pretest siswa dengan nilai rata-rata 59.98 dan nilai posttest dengan rata-rata 78.73. Setelah memperoleh data hasil tes siswa, selanjutnya peneliti melakukan analisis data menggunakan paired sampel t test untuk sampel berpasangan dan memperoleh hasil thitung= -17.488 dan sig.(2-tailed) = 0.000 dengan taraf signifikansi 5% atau 0.05. Dengan demikian nilai sig.(2-tailed) < 0.05 yaitu 0.000<0.05 yang artinya  ditolak dan  diterima.Berdasarkan hasil analisis data tersebut dapat disimpulkan bahwa adanya pengaruh media audiovisual terhadap hasil belajar gerak dasar tari tradisional Sasak pada siswa SMP.

 

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abdiyah, L., & Subiyantoro, S. (2021). Penerapan Teori Konstruktivistik Dalam Pembelajaran Tematik Di Sekolah Dasar. ELSE (Elementary School Education Journal) : Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Sekolah Dasar, 5(2).

Anshori, M., & Iswati, S. (2019). Metodologi penelitian kuantitatif: edisi 1. Airlangga University Press.

Arikunto, S. (2010). Research Procedure a Practical Approach. Jakarta: Rineka Cipta.

Darmadi, H. (2016). Tugas, peran, kompetensi, dan tanggung jawab menjadi guru profesional. Edukasi: Jurnal Pendidikan, 13(2), 161–174.

Fahrurrozi, M., Mohzana, & Murcahyanto, H. (2021). Strategi Pembelajaran dan Kemampuan Guru Kelas. JOEAI(Journal of Education and Instruction), 4(1).

Firdaus, E., Purba, R. A., Kato, I., Purba, S., Aswan, N., Karwanto, K., & Chamidah, D. (2021). Manajemen Mutu Pendidikan. Yayasan Kita Menulis.

Irawan, U., & Wirasasmita, R. H. (2019). Media Pembelajaran Video Tutorial Interaktif Berbasis Adobe Flash Pada Mata Kuliah Pemrograman Dasar. Edumatic: Jurnal Pendidikan Informatika, 3(2), 84–90.

Johar, R., & Hanum, L. (2016). Strategi belajar mengajar. Deepublish.

Kamujo, G. (2018). MEDIA AUDIO DAN VIDEO VISUAL SEBAGAI PENDUKUNG METODE SCIENTIFIC DALAM PEMBELAJARAN SENI TARI DI SMA NEGERI 2 SEMARANG. lib.unnes.ac.id. https://lib.unnes.ac.id/34431/

Mohzana, Hary Murcahyanto, M. F. (2021). Kemampuan Guru Dalam Menilai Aspek Afektif. JOEAI, 4(1).

Mohzana, Fahrurrozi, M., Haritani, H., Majdi, M. Z., & Murcahyanto, H. (2020). A management model for character education in higher education. Talent Development and Excellence, 12(SpecialIssue3).

Moleong, L. J., & Edisi, P. (2007). Metodelogi penelitian. Bandung. PT. Remaja Rosdakarya.

NK, R. (2001). Strategi Mengajar Belajar. Jakarta: PT. Rineka Cipta.

Oci, M. (2019). Manajemen Kelas. JURNAL TERUNA BHAKTI, 1(1). https://doi.org/10.47131/jtb.v1i1.12

Peraturan Pemerintah Republik Indonesia. (2021). Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 57 Tentang Standar Nasional Pendidikan. Standar Nasional Pendidikan, 102501, 1–49.

Purba, S., Subakti, H., Kato, I., Chamidah, D., Muntu, D. L., Cecep, H., Situmorang, K., & Saputro, A. N. C. (2021). Teori Manajemen Pendidikan. Yayasan Kita Menulis.

Purwanto, E. A., & Sulistyasturi, D. R. (2017). Metode penelitian kuantitatif.

Putri Pernanda & Fuji Astuti. (2021). Pengaruh Penggunaan Media Audiovisual Terhadap Hasil Belajar Trai Siswa Di SMA Negeri 1 Tanjung Mutiara. Jurnal Ilmiah Pendidikan Seni Pertunjukan, 10, 1–8.

Safitri, I., & Nurul Fadillah. (2021). Pengembangan Bahan Ajar Tematik Berbasis Sains Teknologi Masyarakat (STM) Untuk Meningkatkan Kompetensi Siswa Di SDN 1 Alue Dua. Jurnal Tunas Bangsa, 8(1). https://doi.org/10.46244/tunasbangsa.v8i1.1238

Sanjaya, W. (2008). Perencanaan & desain sistem pembelajaran. Jakarta: Kencana Prenadamedia Group.

Saputra, A. (2017). Pengaruh Penerapan Media Audio Visual Terhadap Keterampilan Bermain Pianika Di Kelas Va Sdn 28 Pontianak Utara. Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Khatulistiwa, 6(8), 210467.

Sari’ah, S. (2012). Strategi Pembelajaran Seni Musik di SMP Negeri 8 Yogyakarta. Universitas Negeri Yogyakarta.

Sugihartono, F. K. N., Harahap, F., Setiawati, F. A., & Nurhayati, S. R. (2007). Psikologi Pendidikan. Yogyakarta. UNY Press.

Sugiyono. (2019a). Metode Penelitian Kuantitatif kualitatif dan R&D (M. Dr.Ir. Sutopo.S.Pd (ed.); cetakan ke). Alfabeta.

Sugiyono, S. (2019b). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif Dan R&D.

Suharsimi Arikunto. (2010). Prosedur Penelitian Satuan Pendekatan Praktik. PT RINEKA CIPTA.

Suherman, E. (2008). Model belajar dan pembelajaran berorientasi kompetensi siswa. Educare.

Suliyanto, S. E., & MM, S. (2017). Metode Penelitian Kuantitatif.

Sumargono, -. (2020). Pelatihan Pengembangan Bahan Ajar Tematik Berbasis Literasi Kearifan Lokal untuk Guru SD Se Kota Metro. Jurnal Sumbangsih, 1(1). https://doi.org/10.23960/jsh.v1i1.10

Umbara, D. P., Apriani, A., & Pd, M. (2020). Pengaruh Penggunaan Media Audio Visual Dalam Pembelajaran Tari Kijang Untuk Meningkatkan Kemampuan Menari Bagi Siswa Kelas Vii Smp Negeri 3 Ciamis. 3(2), 25–37.

Widyastuti, A., Mawati, A. T., Yuniwati, I., Simarmata, J., Pakpahan, A. F., Ardiana, D. P. Y., Gandasari, D., & Inayah, A. N. (2020). Pengantar Teknologi Pendidikan. Yayasan Kita Menulis.

Wulandari, T. (2016). Rekayasa Sosial Kolaborasi Pendidikan Karakter dan Pendidikan Multikultural: Praksis di Yayasan Perguruan Sultan Iskandar Muda. Jurnal Pembangunan Pendidikan: Fondasi Dan Aplikasi, 4(2), 186–193.

Yanti, D., Yusran, S., & Ino, L. (2019). Pengaruh Penggunaan Media Audiovisual terhadap Hasil Belajar Siswa dalam Pembelajaran Seni Tari Tradisional Lumense Kelas VIII SMP Negeri 16 Poleang Tengah. Jurnal Pembelajaran Seni & Budaya, 4(2), 54–60.

Published

07/30/2022