PERAN PROGRAM PEMUTIHAN PAJAK KENDARAAN BERMOTOR DALAM MENINGKATKAN KEPATUHAN WAJIB PAJAK DAN PENERIMAAN PAJAK DAERAH DI KOTA MATARAM

https://doi.org/10.53952/jir.v14i1.677

Authors

Keywords:

Pemutihan Pajak, Kepatuhan Wajib Pajak, Pajak Daerah dan Pendapatan Asli Daerah

Abstract

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak Program Pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor terhadap peningkatan kepatuhan wajib pajak di Kota Mataram. Fokus penelitian meliputi tingkat realisasi Pajak Kendaraan Bermotor, realisasi Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor, serta kondisi kendaraan yang belum melakukan daftar ulang sebagai indikator kepatuhan wajib pajak. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan memanfaatkan data sekunder yang diperoleh dari Samsat Kota Mataram dan Badan Pendapatan Daerah Provinsi Nusa Tenggara Barat. Data dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif melalui perhitungan persentase, rasio, dan interpretasi capaian penerimaan pajak.

Temuan ini menunjukkan bahwa Program Pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor memberikan dampak positif terhadap peningkatan penerimaan pajak daerah. Capaian tersebut menunjukkan bahwa program pemutihan mampu mendorong wajib pajak yang menunggak untuk kembali memenuhi kewajiban perpajakannya. Namun demikian, tingkat kepatuhan wajib pajak masih belum optimal, yang ditunjukkan masih banyak kendaraan terdaftar yang belum melakukan daftar ulang. Kondisi ini menunjukkan bahwa masih terdapat potensi penerimaan pajak yang belum tergali secara maksimal. Pogram Pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor efektif dalam meningkatkan penerimaan pajak daerah dan kepatuhan wajib pajak dalam jangka pendek. Akan tetapi, untuk mewujudkan kepatuhan yang berkelanjutan diperlukan dukungan berupa peningkatan sosialisasi perpajakan, digitalisasi layanan pembayaran, pembaruan basis data kendaraan, serta penegakan aturan secara konsisten setelah program pemutihan berakhir.

 

Kata Kunci: Pemutihan Pajak, Kepatuhan Wajib Pajak, Pajak Daerah dan Pendapatan Asli Daerah.

 

Abstract

This study aims to analyze the impact of the Motor Vehicle Tax Amnesty Program on improving taxpayer compliance in Mataram City. The focus of the study includes the realization of Motor Vehicle Tax (PKB) revenues, the realization of Motor Vehicle Ownership Transfer Fee (BBNKB) revenues, and the condition of vehicles that have not renewed their registration as indicators of taxpayer compliance. The research employs a quantitative descriptive approach using secondary data obtained from the Mataram Samsat Office and the Regional Revenue Agency of West Nusa Tenggara Province. The data were analyzed using descriptive analysis techniques through percentage calculations, ratios, and interpretations of tax revenue achievement.

The findings indicate that the Motor Vehicle Tax Amnesty Program has had a positive impact on increasing regional tax revenues. These achievements demonstrate that the amnesty program has successfully encouraged delinquent taxpayers to fulfill their tax obligations. However, the level of taxpayer compliance remains suboptimal, as evidenced by the large number of registered vehicles that have not yet renewed their registrations. This condition suggests that there is still considerable untapped tax revenue potential. The Motor Vehicle Tax Amnesty Program has proven effective in increasing regional tax revenues and taxpayer compliance in the short term. Nevertheless, achieving sustainable compliance requires additional support in the form of enhanced tax education and outreach, digitalization of payment services, updating of vehicle databases, and consistent enforcement of regulations after the amnesty program concludes.

Keywords: Tax Amnesty Program, Taxpayer Compliance, Regional Taxes, and Regional Original Revenue

 

Downloads

Download data is not yet available.

References

Allingham, M. G., & Sandmo, A. (1972). Income tax evasion: A theoretical analysis. Journal of Public Economics, 1(3–4), 323–338. https://doi.org/10.1016/0047-2727(72)90010-2

Alm, J., & Beck, W. (1993). Tax amnesties and tax revenues. Public Finance Quarterly, 21(4), 433–453.

Amalia, N., & Aris, M. (2024). Pengaruh program pemutihan pajak kendaraan bermotor, kesadaran wajib pajak, dan kualitas pelayanan terhadap kepatuhan wajib pajak kendaraan bermotor. Jurnal Akuntansi dan Perpajakan, 15(1), 45–58.

Apriyani, N., & Tresnawati, R. (2023). Pengaruh program pemutihan pajak kendaraan bermotor terhadap kepatuhan wajib pajak kendaraan bermotor. Jurnal Riset Akuntansi dan Keuangan, 11(2), 210–223.

Hanifah, R., Sari, D., & Prasetyo, A. (2023). Faktor-faktor yang memengaruhi kepatuhan wajib pajak kendaraan bermotor pada pajak daerah. Jurnal Administrasi Publik, 18(2), 145–157.

Koch, T., & Müller, F. (2024). Tax amnesty and taxpayer compliance: Evidence on moral hazard and long-term compliance behavior. International Journal of Public Finance, 9(1), 55–72.

Rahayu, S., Nugraha, D., & Putri, R. (2024). Digitalisasi pelayanan perpajakan dan kepatuhan wajib pajak kendaraan bermotor. Jurnal Perpajakan Indonesia, 8(1), 33–47.

Sasana, H., Wibowo, A., & Kurniawan, D. (2021). Dampak program pemutihan pajak kendaraan bermotor terhadap penerimaan pajak daerah. Jurnal Ekonomi Pembangunan, 22(1), 87–99.

Yuda, K. A., & Musmini, L. S. (2024). Efektivitas program pemutihan pajak kendaraan bermotor dalam meningkatkan kepatuhan wajib pajak pada Kantor Samsat. Jurnal Ilmiah Akuntansi dan Humanika, 14(1), 102–113.

Published

06/06/2026

How to Cite

Dewi Rispawati, & Suparlan. (2026). PERAN PROGRAM PEMUTIHAN PAJAK KENDARAAN BERMOTOR DALAM MENINGKATKAN KEPATUHAN WAJIB PAJAK DAN PENERIMAAN PAJAK DAERAH DI KOTA MATARAM. Journal Ilmiah Rinjani : Media Informasi Ilmiah Universitas Gunung Rinjani, 14(1), 158–166. https://doi.org/10.53952/jir.v14i1.677

Most read articles by the same author(s)

Similar Articles

<< < 11 12 13 14 15 16 

You may also start an advanced similarity search for this article.