PENDAPATAN DAN SERAPAN TENAGA KERJA PADA USAHATANI TEMBAKAU RAKYAT DI KECAMATAN SURALAGA KABUPATEN LOMBOK TIMUR

Authors

  • RINI ENDANG PRASETYOWATI

Keywords:

Usahatani Tembakau Rakyat, Pendapatan, dan Serapan Tenaga Kerja

Abstract

Penelitian bertujuan untuk : (1) Mengetahui besarnya pendapatan petani pada usahatani tembakau rakyat di Kecamatan Suralaga, Kabupaten Lombok Timur; (2) Mengetahui besarnya serapan tenaga kerja pada usahatani tembakau rakyat di Kecamatan Suralaga, Kabupaten Lombok Timur; (3) Mengetahui kendala-kendala apa saja yang dihadapi petani di dalam pengembangan usahatani tembakau rakyat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskrif sedangkan pengumpulan data menggunakan teknik survey. Penentuan daerah penelitian dilakukan dengan teknik “purposif sampling” Jumlah responden di tentukan secara Quota Sampling yaitu sebanyak 60 responden. Responden dalam penelitian ini adalah petani yang mengusahakan tanaman tembakau rakyat. Adapun penentuan jumlah responden masing-masing desa dilakukan secara Proporsional sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) pendapatan petani pada usahatani tembakau rakyat di Kecamatan Suralaga, Kabupaten Lombok Timur sebesar Rp 4.473.841/LLG ata Rp 8.772.237/Ha/MT; (2) Serapan tanaga kerja pada usahatani tembakau rakyat di Kecamatan Suralaga, Kabupaten Lombok Timur sebesar 106,87 HKO/LLG atau 209,545 HKO/Ha/MT; (3) Kendala utama yang dihadapi petani pada usahatani tembakau rakyat adalah pemasaran hasil (harga jual), kendala modal, dan upah tenaga kerja.
Kata Kunci: Usahatani Tembakau Rakyat, Pendapatan, dan Serapan Tenaga Kerja

The study aims to: (1) Know the size of farmers' income in the community tobacco farming in Sub-district Suralaga, Regency Lombok Timur; (2) To know the amount of labor absorption in tobacco farming in Sub-district Suralaga, Regency Lombok Timur; (3) To know the constraints faced by farmers in the development of the people's tobacco farming. The method used in this research is descriptive method while data collection using survey technique. Determination of the research area is done by purposive sampling technique The number of respondents is determined by Quota Sampling as many as 60 respondents. Respondents in this study are farmers who cultivate tobacco plants people. The determination of the number of respondents of each village is done proportional sampling. The results of this study indicate that: (1) the income of farmers in the community tobacco farm in Sub-district Suralaga, East Lombok regency of Rp 4,473,841 / LLG or Rp 8,772,237 / ha / MT; (2) Absorption of agriculture in the community tobacco farm in Sub-district Suralaga, East Lombok regency of 106.87 HKO / LLG or 209.545 HKO / Ha / MT; (3) The main obstacles faced by farmers in tobacco farming are marketing of yield (selling price), capital constraints, and labor wages.
Keywords: Smallholder Tobacco Farming, Revenue, and Labor Absorption

Downloads

Download data is not yet available.

Published

03/03/2020