DAMPAK KEMITRAAN PT INDOFOOD FRITOLAY MAKMUR (IFM) TERHADAP PENDAPATAN PETANI KENTANG DI KECAMATAN SEMBALUN KABUPATEN LOMBOK TIMUR

https://doi.org/10.12345/jir.v8i1.73

Authors

  • HENI SOPIANA Fakultas Pertanian, Universitas Gunung Rinjani
  • RINI ENDANG PRASETYOWATI Fakultas Pertanian, Universitas Gunung Rinjani

Keywords:

Kemitraan, Pendapatan, Usahatani Kentang

Abstract

Tujuan Penelitian ini adalah 1). Mengetahui pendapatan usahatani kentang 2). mengetahui perbandingan pendapatan usahatani kentang mitra dan usahatani kentang non mitra dan 3) Dampak kemitraan PT Indofood fritolay Makmur (IFM) terhadap pendapatan petani kentang dikecamatan Sembalun Kabupaten Lombok Timur. Metode yang digunakan dalam Penelitian ini adalah metode deskriptif. Pemilihan lokasi dilakukan secara tertuju (purposive) dengan pertimbangan bahwa Kecamatan Sembalun merupakan lokasi kemitraan IFM. Pengambilan sampel dilakukan  secara quota sampling  yaitu sebanyak 30 orang responden, terdiri dari 15 petani mitra diambil secara proporsional random sampling. Sedangkan 15 petani non mitra dilakukan dengan metode snowball sampling. Uji analisis yang digunakan adalah  uji statistik T-Test, untuk mengetahui perbedaan pendapatan antara petani mitra dan petani non mitra. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Rata-rata pendapatan total petani mitra adalah sebesar Rp.35.354.405,96/Ha sedangkan petani non mitra Rp.20.492.483,54/Ha. R/C rasio atas biaya tunai petani mitra sebesar 1,61. dan petani non mitra hanya memperoleh sebesar 1,38. R/C atas biaya total juga diperoleh lebih tinggi oleh petani mitra yaitu sebesar 1,47 dan 1,22 untuk R/C rasio petani non mitra. Hasil uji t perbandingan rata-rata pendapatan tunai dan total petani mitra dan non mitra tidak berbeda secara signifikan pada taraf lima persen yang artinya kemitraan PT Indofood Fritolay Makmur tidak memberi dampak positif terhadap pendapatan usahatani kentang di Kecamatan Sembalun Kabupaten Lombok Timur.

 

Downloads

Download data is not yet available.

Published

01/23/2020