FAKTOR-FAKTOR YANG BERPENGARUH TERHADAP PENDAPATAN PETANI PADA USAHATANI TUMPANGSARI ANTARA TEMBAKAU RAKYAT DAN CABAI RAWIT DI KECAMATAN SUKAMULIA KABUPATEN LOMBOK TIMUR

https://doi.org/10.12345/jir.v6i2.137

Authors

  • RIZAL AHMADI

Keywords:

Pendapatan Usahatani, Tembakau Rakyat, Cabe Rawit

Abstract

Lombok Timur merupakan salah satu sentra penanaman tembakau dan cabe di Nusa Tenggara Barat. Penanaman tembakau baik tembakau rakyat maupun tembakau virginia dan cabe, baik cabe rawit maupun cabe hibrida tersebar hampir diseluruh Kecamatan yang ada diseluruh Kabupaten Lombok Timur salah satunya di Kecamatan Sukamulia. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif yaitu metode yang digunakan untuk pemecahan masalah yang terjadi pada saat sekarang, dengan cara mengumpulkan data, menyusun, mengamati dan menarik kesimpulan serta menginterpretasikan. Hasil dari penelitian ini ialah : (a) Hasil analisa regresi berganda diperoleh hasil F hitung (16,48) jauh lebih besar dar F tabel (2,01) hal ini menunjukkan bahwa variabel bebas secara bersama-sama berpengaruh nyata terhadap perubahan nilai variabel terikat dengan koefisien determinasi (R2) sebesar 0,8112, sedangkan secara parsial menunjukkan bahwa ada dua variabel yang tidak berpengaruh signifikan terhadap pendapatan petani, variabel tersebut adalah variabel biaya pupuk (X4), dan variabel biaya pestisida (X5); (b) bahwa rata-rata penerimaan yang diperoleh petani sebesar Rp.14,327.259,- per luas garapan atau sebesar Rp.40,434,407,- per hektar, sedangkan biaya yang dikeluarkan sebesar Rp.11.145.321,- per luas garapan atau sebesar Rp.31.454.338,- per hektar, sehingga pendapatan yang diterima petani sebesar Rp.3.181.938,- perluas garapan atau sebesar Rp.8.980.069,- per hektar, dan tingkat kelayakan (nilai R/C ratio) sebesar 1,29. Hal ini berarti usahatani tembakau rakyat tumpangsari cabe rawit menguntungkan dan layak untuk diusahakan.
Kata kunci : Pendapatan Usahatani, Tembakau Rakyat, Cabe Rawit

East Lombok is one of the centers of planting tobacco and chilies in West Nusa Tenggara. Tobacco planting tobacco or tobacco people both virginia and chilli, cayenne pepper or chili either hybrids are spread almost all over town there are throughout the East Lombok Regency one in district Sukamulia. This research uses descriptive methods i.e. method used for solving problems that occur at the present moment, by means of collecting data, compiling, observe and draw conclusions and interpret. The results of this research were: (a) the results of a multiple regression analysis of the obtained results F count (16.48) far bigger dar table F (2.01) this indicates that free variables are simultaneously real effect to changes the value of the variable is bound by the coefficient of determination (R2) of 0.8112, while partially indicate that there are two variables that do not affect significantly to farmer income, variable is the variable costs (X 4), fertilizer and pesticide costs variables (X 5); (b) that the average farmer earned acceptance of Rp. 14, 327.259,-per unit of arable or Rp.,407,-40,434 per hectare, while the cost is Rp. 11.145.321,-per unit of arable or amounting to Rp. 31.454.338 (nett) per hectare, so the revenue earned farmers about Rp. 3.181.938,-expand arable or Rp. 8.980.069,-per acre, and the eligibility level (the value of R/C ratio) amounted to 1.29. This means people's tobacco farming intercropping Cayenne profitable and worth to be organised.
Keywords: Farming Incomes, tobacco, cayenne pepper

Downloads

Download data is not yet available.

Published

02/15/2020