ANALISIS KEUNTUNGAN DAN KELAYAKAN USAHA INDUSTRI TAHU DI KECAMATAN MASBAGIK KABUPATEN LOMBOK TIMUR

Authors

  • Rizal Ahmadi Universitas Gunung Rinjani
  • Muhamad Karyadi Universitas Gunung Rinjani

Keywords:

Keuntungan, B/C Ratio, Tahu

Abstract

ABSTRAK

Tingginya minat masyarakat untuk mengkonsumsi tahu sebagai lauk pauk dikarenakan tahu disamping memilki kandungan nilai gizi yang cukup tinggi dan lengkap, tahu sangat baik digunakan untuk meningkatkan kesehatan. Tingginya minat masyarakat terhadap tahu dipasaran mendorong industry usaha tahu melakukan perluasan pengembagan usaha. Terdapat  3 kecamatan yang melakukan olahan industry tahu di kabupaten Lombok Timur yaitu kecamatan Masbagik, Sambalia dan kecamatan Aikmel dengan jumlah unit usaha industry sebanyak 98 unit. Dari 3 kecamatan ini hampir 45,91% (45) unit usaha industry tahu berada di kecamatan Masbagik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: a) Keuntungan usaha pembuatan tahu pada industry tahu di Kecamatan Masbagik Kabupaten Lombok Timur, b) Kelayakan usaha pembuatan tahu  pada  industry tahu di kecamatan Masbagik. Dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif, adapun data yang dikumpulkan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan teknik angket/kuesioner dan teknik wawancara. Adapun hasil penelitian adalah rata-rata total penerimaan Industri tahu sebesar Rp. 1.925.850 per hari atau Rp. 57.775.500 per bulan (Rp. 693.306.000/tahun) sedangkan total biaya yang dikeluarkan dalam satu hari rata-rata sebesar Rp. 1.460.925 atau Rp. 43.827.750 per bulan  (Rp. 525.933.000/tahun). Sehingga diperoleh rata-rata pendapatan pengusaha tahu dalam satu hari Rp. 464.925 atau Rp. 13.947.750 per bulan (Rp.167.373/tahun) sedangkan Nlai B/C Ratio yang diperolehsebesar 1,32 artinyabahwausaha industry tahuinimenguntungkan dan dari sisi usaha sangat layak karena memiliki B/C Ratio > 1.

Kata Kunci :Keuntungan, B/C Ratio, Tahu

ABSTRACT

This study aims to determine: a) The advantages of the tofu making business in the tofu industry in Masbagik District, East Lombok Regency, b) The feasibility of the tofu making business in the tofu industry in the Masbagik district. In this study using descriptive research methods, while the data

collected in this study is using a questionnaire technique and interview techniques. The research result shows that the average total revenue of tofu Industry is Rp. 1,925,850 per day or Rp. 57,775,500 per month (Rp. 693,306,000 / year) while the total cost incurred in one day is an average of Rp. 1,460,925 or Rp. 43,827,750 per month (Rp. 525,933,000 / year). So that the average income of tofu entrepreneurs in one day is Rp. 464,925 or Rp. 13,947,750 per month (Rp. 167,373 / year) while the B / C Ratio obtained was 1.32 which means that the tofu industry is profitable and from the business side it is very feasible because it has a B / C Ratio> 1.

Keywords: Profits, B / C Ratio, Tofu

Downloads

Download data is not yet available.

References

Anonim, 2019. Lombok Timur dalam Angka. Badan Pusat Statistik Kabupaten Lombok Timur.

Halim. B, 2020. Analisa Kelayakan Usaha dan Nilai Tambah Home Industry Olahan Buncis (Phaseolus vulgaris L) di Kecamatan Sembalun Kabupaten Lombok Timur”.Skripsi. Fakultas Pertanian Universitas Gunung Rinjani

HN, Setio. 2018. Konsep Penerimaan (Revenue), Laba (Profit), dan Maksimalisasi Laba (Profit Maximization). https://www.ajarekonomi.com/2018/04/konsep-penerimaan-revenue-laba-profit.html diakses pada tanggal 26 Desember 2019 pukul 10.36 Wita

Irawan, S, M. 2000. Ekonomi Pembangunan. Edisi ke-3. BPFE UGM. Yogyakarta.

Kementerian Pertanian, 2016. Rencana Strategi Kementerian Pertanian 2015-2019 : Jakarta.

Krisdiana, R.2005. Preferensi Industri Tahu dan Tempe dalam menggunakan bahan baku Kedelai di Jawa Timur. Kinerja Penelitian Mendukung Agribisnis Kacang-kacangan dan Umbi-umbian. Pusat Penelitian dan PengembanganTanaman Pangan. Bogor.

Lexy J. Moleong, 2016. Metode Penelitian Kualitatif. PT. Remaja Rosdakarya Bandung

Linda. M, 2013. Analisis Pendapatan Industri Rumah Tangga Usaha Pembuatan Tahu di Gampong Purworejo Kecamatan Kuala Kabupaten Nagan Raya (Studi Kasus Pada Pembuatan Tahu Sugiran). Skripsi. Fakultas Pertanian Universitas Teuku Umar Meulaboh Aceh Barat.

Mubyarto, 1989. Pengantar Ekonomi Pertanian. LP3ES. Jakarta.

................, 1987. PengantarEkonomiPertanian LP3ES. Jakarta.

Nazir, 2014. Metode Penelitian. Ghalia Indonesia. Anggota IKAPI

Reni, 2019. Analisis Pendapatan dan Nilai Tambah Agroindustri Tahu di Kabupaten Lombok Timur. Skripsi. Fakultas Pertanian Universitas Gunung Rinjani.

Riduwan, 2004. Metode dan Teknik Menyusun Tesis. Alfabeta Bandung.

Ridwan, M, 1998. Biaya-Biaya Produksi. Edisi Revisi, Penebar Swadaya. Jakarta.

Suryana,A.2005.Arah,Strategi dan Program Pembangunan Pertanian 2005-2009. Badan Penelitiandan Pengembangan Pertanian. Departemen Pertanian. Jakarta.

Sugiyono, 2009. Metode Penelitian Bisnis. Alfabeta Bandung.Anggota IKAPI

Sugiyono, 2017. Metode Penelitian Bisnis. Pendekatan Kualitataif, Kuantitatif, Kombinasi dan R&D Alfabeta Bandung.

Soekartawi.1990. Analisis Usaha Tani. UI.Press.Jakarta.

Soekartawi.2004. Teori Ekonomi Produksi. Rajawali Pers. Jakarta

Downloads

Published

2021-01-29

Most read articles by the same author(s)