DIAGNOSTIK PENAMPILAN AGROINDUSTRI PEMINDANGAN IKAN DI DESA TANJUNG LUAR KECAMATAN KERUAK LOMBOK TIMUR – NTB

Authors

  • SAHRUL IHSAN

Keywords:

Penampilan Teknis, Penampilan Sosial, dan Penampilam Ekonomi.

Abstract

Penelitian ini bermaksud untuk mengetahui: 1. Penampilan pengelolaan usaha pedagang
pindang (agroindustri pemindangan ikan), 2. Jenis ikan yang dimanfaatkan oleh pedagang
pindang selama melakukan proses pemindangan ikan, 3.Kendala/hambatan yang
dihadapi oleh pedagang pindang dalam usaha agroindustri pemindangan ikan dan
pemanfaatan sumberdaya perikanan, dan 4. Untuk menentukan alternatif penyempurnaan
penampilan pengelolaan usaha pedagang ikan dalam pemanfaatan sumberdaya
perikanan oleh pedagang pindang. Metode yang dipergunakan dalam penelitian ini adalah
alat analisa ekonomi, yaitu ekonomi mikro dengan model analisis sebagai berikut : TR = Q
x P ( penghasilan kotor = hasil x harga ) dan NR = TR – TC ( penerimaan bersih =
penghasilan – biaya ). Alat analisis ini dipergunakan untuk mengetahui tingkat pendapatan
pengelola usaha pedagang ikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, untuk
penampilan teknis yang menggambarkan proses pemindangan ikan sampai pada tingkat
pencapaian hasil pemindangan yang dilakukan secara tradisional sebanyak 93,33 %
orang, alat yang digunakan kategori cukup baik yaitu 73,33%, proses pengolahan pindang
sebesar 73,3% sehingga sebagian besar pedagang pindang melakukan pemindangan
dengan baik yaitu 90%. Untuk penampilan sosial budaya yang merupakan kegiatan yang
berkenaan dengan tim kerja ( team work ) dengan kisaran tenaga 3 – 4 orang ( 60 % ) dan
rata-rata menggunakan tenaga kerja luar yaitu sebanyak 14 orang ( 46,67 % ) dilakukan
sendiri sebanyak 33,33%. Untuk penampilan ekonomi yang berkenaan dengan
permodalan yang digunakan pedagang dengan kisaran modal sebesar Rp.1.000.000,- -
Rp.1.500.000,- sebanyak 15 orang ( 50 % ). Disamping itu, rata-rata pedagang pindang
menjual hasil pemindangan dilakukan sendiri kepedagang pengecer yaitu 76,67 % orang.
Kata Kunci : Penampilan Teknis, Penampilan Sosial, dan Penampilam Ekonomi.

This study intends to determine: 1. Appearance pindang (the boiled fish) merchant
business management (fish agro-industry), 2. Types of fish that used by traders during the
process boiled fish, 3. Constraints / obstacles faced by traders in an effort boiled fish and
fish agro-industry utilization of fishery resources, and 4. To determine the improvement of
the appearance of alternative fish merchant business management in the utilization of
boiled fishery resources by traders. It is intended to obtain results pindang production that
has good quality and quantity to meet local consumer demand in particular or society in
general. Methods used in this study is economic analysis, the micro-economic model
analysis as follows: TR = Q x P (gross income = result x price) and NR = TR - TC (net
revenue = revenue - cost). This analytical tool used to determine the level of income of the
business manager of the fish traders. The results showed that, for technical performances
depicting boiled fish process to the level of pemindangan achievement traditionally done
as much as 93.33% of people, the tools used good enough category is 73.33%, the
pindang processing 73.3% so most traders do well pindang 90%. For the appearance of a
social and cultural activities related to work teams with a power range of 3-4 people (60%)
and the average use of labor beyond that as many as 14 people (46.67%) do yourself as
much as 33, 33%. For economic performance with respect to capital used with a range of
merchant capital Rp.1.000.000, -Rp.1.500.000, - as many as 15 people (50%). In addition,
the average trader pindang sell their own pemindangan do kepedagang retailers that
76.67% of people.
Keywords: Technical Appearance, Social Appearance, Economic Appearance

Downloads

Download data is not yet available.

Published

03/02/2020