ANALISIS PARTISIPASI MASYARAKAT DAN TRANSPARANSI KEBIJAKAN PUBLIK DALAM MENDUKUNG HUBUNGAN PENGETAHUAN DEWAN TENTANG ANGGARAN DENGAN PENGAWASAN KEUANGAN DAERAH (STUDI PADA DPRD PROVINSI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA)

https://doi.org/10.53952/jir.v14i1.664

Authors

  • Virly Novwinda Hakim Universitas Negeri Surabaya
  • Ratu Syifa Khairani Universitas Negeri Surabaya
  • Eva Hany Fanida Universitas Negeri Surabaya
  • Melda Fadiyah Hidayat Universitas Negeri Surabaya

Keywords:

Partisipasi Masyarakat, Transparansi Kebijakan Publik, Pengetahuan Dewan, Anggaran Dengan Pengawasan Keuangan Daerah

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana pemerintah daerah mewujudkan transparansi dalam pengelolaan keuangan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Selain itu, penelitian ini juga mengkaji peran masyarakat dan DPRD dalam melakukan pengawasan anggaran di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta guna meningkatkan akuntabilitas, dan kepercayaan publik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran partisipasi masyarakat dan transparansi dalam mendukung optimalisasi fungsi pengawasan DPRD terhadap pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan tanpa pengumpulan data lapangan. Data diperoleh melalui penelaahan jurnal ilmiah, buku referensi, serta peraturan perundang-undangan yang relevan, termasuk Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah. Data kemudian dianalisis melalui proses pengkajian dan sintesis teori untuk memahami hubungan antara partisipasi masyarakat, peran DPRD, transparansi, dan efektivitas pengawasan keuangan daerah. Hasil kajian menunjukkan bahwa penyaringan dan penyaluran aspirasi masyarakat merupakan faktor penting dalam memperkuat fungsi pengawasan DPRD. Partisipasi aktif dalam proses penganggaran berkontribusi terhadap peningkatan kontrol pengelolaan keuangan daerah. Secara normatif, DPRD memiliki kewenangan mengawasi pelaksanaan APBD guna mencegah penyimpangan serta menjamin pengelolaan yang efektif, efisien, dan akuntabel. Transparansi menjadi prinsip utama dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik karena keterbukaan informasi anggaran memungkinkan DPRD dan masyarakat menjalankan pengawasan secara optimal. Namun, peran DPRD dan partisipasi masyarakat dalam penyusunan APBD masih belum optimal sehingga diperlukan peningkatan kapasitas dan penguatan partisipasi publik.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Afif, Wahab (2002), Memahami Aspirasi Masyarakat DIY, Suhud Sentrautama, Serang.

Alamsyah (1997), Mekanisme Pengawasan APBD di Kabupaten Sleman, MAP, Yogyakarta

Nugroho, Bhuono Agung (2005), Strategi Jitu Memilih Metode Statistik Penelitian Dengan SPSS, Penerbit Andi, Yogyakarta

Saleh, Karim (2004), Otonomi Desa Globalisasi Ekonomi Memiskinkan rakyat atau Memak- murkan Rakyat, Hasanudin University Press, Makassar.

Sekaran, Uma (2000), Research Methods For Business (A Skill Building Approach), John Wiley & sons, Inc, Third Edition, New York.

Sopanah (2003), Pengaruh Partisipasi Masyarakat dan Transparansi Kebijakan Publik terha-dap Hubungan antara Pengetahuan Dewan Tentang Anggaran Dengan Pengawasan Keuangan Daerah, Studi di Kabupaten/Kota Malang Jawa Timur, Simposium Nasional Akuntansi

VI, Surabaya. Hal: 1160

Published

12/29/2025

How to Cite

Virly Novwinda Hakim, Ratu Syifa Khairani, Eva Hany Fanida, & Melda Fadiyah Hidayat. (2025). ANALISIS PARTISIPASI MASYARAKAT DAN TRANSPARANSI KEBIJAKAN PUBLIK DALAM MENDUKUNG HUBUNGAN PENGETAHUAN DEWAN TENTANG ANGGARAN DENGAN PENGAWASAN KEUANGAN DAERAH (STUDI PADA DPRD PROVINSI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA). Journal Ilmiah Rinjani : Media Informasi Ilmiah Universitas Gunung Rinjani, 14(1), 70–76. https://doi.org/10.53952/jir.v14i1.664

Similar Articles

<< < 9 10 11 12 13 14 

You may also start an advanced similarity search for this article.